Harapku

8 Agustus 2008

Pertama, kutemui wajah yang sayu, kuteringat oleh sikapmu yang tak cengeng dan manja, dan penuh pengertian.

Tak kusadari apa gerangan yang membuat, selalu ku ingin menatapmu menikmati kesayuan paras wajahmu, bak keindahan alam penuh pesona.

Berilah senyuman yang penuh arti, berilah debar asmaramu, kan anganku melayang jauh, mengalun penuh kita berdua.

Oh betapa harapku jika kau sudi menerima walau tak sejauh citaku, agar kau tetap dihati, bak hasratku yang slalu ku damba..

Hai.. kau sayangku, aku sayang padamu, itulah yang ingin kuucapkan dan kubisikkan di telingamu..

2 Responses to “Harapku”

  1. isfiya Says:

    Waduh puisi buat istrinya ato yang lainnya yah…
    Nggak ikutaaaannnnnnn……..

  2. Balisugar Says:

    Salam kenal dari penyuka puisi


Leave a Reply