Membangun Web Based ERP Dengan PHP

sebuah pengalaman dari Budhi Tjahjono

Selama dua tahun saya bergabung di sebuah PMA yang bergerak dibidang garment dan textile. Selama bergabung diperusahaan ini ada pengalaman-pengalaman menarik yang banyak memberi masukkan ilmu pada diri saya, salah satunya yaitu membangun sistem web based ERP (Enterprise Resource Planning) dengan menggunakan PHP.
Sebelum bercerita lebih jauh, saya katakan bahwa tulisan ini bukanlah sebuah referensi teknis tapi hanyalah share pengalaman yang pernah saya temui.

Memang ketika pertama kali mendengar ide tersebut saya sempat berpikir apakah php sudah mampu digunakan membangun aplikasi sekelas ERP, demikian juga ketika saya ceritakan hal ini kebeberapa teman sesama programmer diluar kantor, mereka pada umumnya heran kok bikin ERP pake php, apa gak bikin habis bandwidth, apa gak lambat programnya, apa dengan php bisa bikin interface yang rumit-rumit. Demikian pertanyaan yang saring muncul.
Saya sendiri belum mendapat jawabannya karena programnya memang belum dibuat dan team developer juga masih mempelajari dan menganalisa hal ini.

Akhirnya setelah mempelajari sana-sini maka dipilihlah Mambo CMS yang akan digunakan sebagai pengatur user, hak akses user, menu, dan sistem templatingnya. Sedangkan program utama ERP hanyalah menempel pada Mambo dan bukan dibuat dengan Mambo, jadi modul-modul ERP yang kita buat dengan php nantinya akan dipanggil oleh sistem menu dan ditampilkan oleh sistem template yang ada dimambo.

Karena menggunakan sistem template maka proses pemrogramannya kita menggunakan sistem MVC (Model View Controller), dimana pemrograman dengan cara ini adalah setiap modul dipisah menjadi tiga bagian yaitu bagian Controller yang berfungsi untuk mengontrol semua task yang harus dilakukan sebuah modul, bagian Model merupakan business logic dari modul dan hasilnya akan ditampilkan oleh bagian View.

Database yang digunakan pada aplikasi web based ERP ini ada dua, pertama MySQL yang merupakan database default dari Mambo dimana database ini berfungsi untuk menyimpan data user dan hak aksesnya terhadap setiap modul, data menu dan submenu serta modul yang dipanggil, dan pastinya database ini digunakan untuk menyimpan data modul, component, template, dll milik Mambo itu sendiri.

Database kedua yang digunakan adalah MS SQL dimana database ini kita gunakan untuk menyimpan data transaksi dari program ERP yang kita buat, jadi database yang kedua ini adalah database inti dari progam ERP. Kalau ada pertanyaan kenapa kok pakai MS SQL kok tidak pakai Postgre SQL atau database yang lain, maka jawabannya adalah karena kebetulan dikantor saya saat itu telah memiliki database MS SQL yang berlisensi resmi yang tidak terpakai.
Untuk koneksi databasenya kita menggukan php ADOdb, sebuah progam koneksi database yang cukup lengkap untuk melakukan koneksi kebeberapa jenis database melalui php.

Nah sekarang bagaimana dengan interfacenya, sebab kita semua tahu kalau php adalah bahasa scripting server side, jadi kalau digunakan untuk aplikasi yang butuh pergantian interface dengan cepat pastinya akan sulit untuk dilakukan dan ini juga akan memakan bandwidth jaringan walaupun aplikasi ini hanya digunakan sebagai aplikasi intranet. Selain itu setiap ada perubahan data pada satu interface yang sama browser tidak boleh merefresh tampilan interface, yang boleh direfresh hanya datanya saja. Maka mau tidak mau kita harus menggunakan Ajax dan Javascript untuk mengatasi masalah ini. Untuk mempercantik interface dengan widget yang menarik kita menggunakan mochikit, sebuah paket javascript library.
Bahkan boleh saya bilang dalam mendevelope sistem web based ERP ini kita lebih banyak melakukan javascript scripting dari pada php programming, karena disini php hanya digunakan untuk proses baca dan tulis data kedatabase.

Untuk pembuatan report semuanya dibuat dalam bentuk PDF menggunakan menggunakan class fpdf, class fpdf merupakan sebuah class yang berfungsi untuk mengenerate file pdf, class ini bisa didownload disini.

Baiklah…itu tadi sedikit pengalaman saya ketika tergabung dalam sebuah team developer untuk mengembangkan sistem ERP berbasisi web, sekali lagi saya tekankan bahwa tulisan ini bukanlah referensi teknis tapi hanyalah berbagi pengalaman.

(dikutip dari http://budhi.wordpress.com )

About “Pemimpin”

Definisi Pemimpin

secara umum, pemimpin adalah seseorang yang mempunyai kemampuan untuk mempengaruhi individu dan/atau sekelompok orang lain untuk bekerja sama mencapai tujuan yang telah ditentukan.

Tugas Pemimpin

Menurut James A.F Stonen, tugas utama seorang pemimpin adalah:

  1. Pemimpin bekerja dengan orang lain: Seorang pemimpin bertanggung jawab untuk bekerja dengan orang lain,  salah satu dengan atasannya, staf, teman sekerja atau atasan lain dalam organjsasi sebaik orang diluar organisasi.
  2. Pemimpin adalah tanggung jawab dan mempertanggungjawabkan (akontabilitas): Seorang pemimpin bertanggungjawab untuk menyusun tugas menjalankan tugas, mengadakan evaluasi, untuk mencapai outcome yang terbaik. Pemimpin bertanggung jawab untuk kesuksesan stafhya tanpa kegagalan.
  3. Pemimpin menyeimbangkan pencapaian tujuan dan prioritas : Proses kepemimpinan dibatasi sumber, jadi pemimpin hanya dapat menyusun tugas dengan mendahulukan prioritas. Dalam upaya pencapaian tujuan pemimpin harus dapat mendelegasikan tugas-tugasnya kepada staf. Kemudian pemimpin harus dapat mengatur waktu secara efektif, dan menyelesaikan masalah secara efektif.
  4. Pemimpin harus berpikir secara analitis dan konseptual : Seorang pemimpin harus menjadi seorang pemikir yang analitis dan konseptual. Selanjutnya dapat mengidentifikasi masalah dengan akurat. Pemimpin harus dapat menguraikan seluruh pekerjaan menjadf lebih jelas dan kaitannya dengan pekerjaan lain.
  5. Manajer adalah forcing mediator : Konflik selalu terjadi pada setiap tim dan organisasi. Oleh karena itu, pemimpin harus dapat menjadi seorang mediator (penengah).
  6. Pemimpin adalah politisi dan diplomat: Seorang pemimpin harus mampu mengajak dan melakukan kompromi. Sebagai seorang diplomat, seorang pemimpin harus dapat mewakili tim atau organisasinya.
  7. Pemimpin membuat keputusan yang sulit : Seorang pemimpin harus dapat memecahkan masalah.

Kriteria Seorang Pemimpin

Pimpinan yang dapat dikatakan sebagai pemimpin setidaknya memenuhi beberapa kriteria,yaitu :

  1. Pengaruh : Seorang pemimpin adalah seorang yang memiliki orang-orang yang mendukungnya yang turut membesarkan nama sang pimpinan. Pengaruh ini menjadikan sang pemimpin diikuti dan membuat orang lain tunduk pada apa yang dikatakan sang pemimpin. John C. Maxwell, penulis buku-buku kepemimpinan pernah berkata: Leadership is Influence (Kepemimpinan adalah soal pengaruh). Mother Teresa dan Lady Diana adalah contoh kriteria seorang pemimpin yang punya pengaruh.
  2. Kekuasaan/power : Seorang pemimpin umumnya diikuti oleh orang lain karena dia memiliki kekuasaan/power yang membuat orang lain menghargai keberadaannya. Tanpa kekuasaan atau kekuatan yang dimiliki sang pemimpin, tentunya tidak ada orang yang mau menjadi pendukungnya. Kekuasaan/kekuatan yang dimiliki sang pemimpin ini menjadikan orang lain akan tergantung pada apa yang dimiliki sang pemimpin, tanpa itu mereka tidak dapat berbuat apa-apa. Hubungan ini menjadikan hubungan yang bersifat simbiosis mutualisme, dimana kedua belah pihak sama-sama saling diuntungkan.
  3. Wewenang : Wewenang di sini dapat diartikan sebagai hak yang diberikan kepada pemimpin untuk fnenetapkan sebuah keputusan dalam melaksanakan suatu hal/kebijakan. Wewenang di sini juga dapat dialihkan kepada bawahan oleh pimpinan apabila sang pemimpin percaya bahwa bawahan tersebut mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan baik, sehingga bawahan diberi kepercayaan untuk melaksanakan tanpa perlu campur tangan dari sang pemimpin.
  4. Pengikut : Seorang pemimpin yang memiliki pengaruh, kekuasaaan/power, dan wewenang tidak dapat dikatakan sebagai pemimpin apabila dia tidak memiliki pengikut yang berada di belakangnya yang memberi dukungan dan mengikuti apa yang dikatakan sang pemimpin. Tanpa adanya pengikut maka pemimpin tidak akan ada. Pemimpin dan pengikut adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan dan tidak dapat berdiri sendiri.

Persyaratan Pemimpin

Di dalam Islam seorang pemimpin haruslah mempunyai sifat:

  1. SIDDIQ artinya jujur, benar, berintegritas tinggi dan terjaga dari kesalahan
  2. FATHONAH artinya jerdas, memiliki intelektualitas tinggi dan professional
  3. AMANAH artinya dapat dipercaya, memiliki legitimasi dan akuntabel
  4. TABLIGH artinya senantiasa menyammpaikan risalah kebenaran, tidak pernah menyembunyikan apa yang wajib disampaikan, dan komunikatif.

(sumber: http://archive.kaskus.us)

Catatan Kecil tentang Pimpinan

Berikut adalah catatan kecil yang disarikan dan diinspirasi dari:

Buku : Kiat Jitu memotivasi karyawan

Pengarang : Soejitno Irmin, Abdul Rochim

Penerbit : Seyma Media, 2004 Baca selebihnya »

Pimpinan yang bijaksana bagi Bawahan

Pimpinan yang bijaksana sudah merupakan tuntutan dalam perusahaan-perusahaan baik yang kecil maupun perusahaan yang besar. Saat ini sudah tidak diperlukan lagi Pimpinan yang Otoriter, pimpinan yang selalu merasa diri paling benar. Seperti kata orang-orang “biar gimanapun yang namanya pimpinan itu tidak pernah salah, kalaupun pimpinan itu salah yang lebih salah ya bawahannya”. Itulah paradigma lama yang segera harus dibuang jauh-jauh, bila perlu dihilangkan sama sekali. Kuno!, Arogan! Baca selebihnya »

Settingan 3COM 3CRWE554G72T OfficeConnect Wireless 11g cable DSL Router

Settingan 3COM 3CRWE554G72T OfficeConnect Wireless11g cable DSL Router untuk koneksi broadband dengan Speedy. Baca selebihnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.